Baccarat Skills Road List_The world's largest sports betting platform_U.S. online casino_Gaming industry_Live Baccarat

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Indonesia membagi warna

BSabah Sports WebsiteedSabah SSabah Sports Websiteports Websitesabah Sports Websitea kasus  deSabah Sports Websitengan anak eksis :

Riko : “Gak papa, nanya aja. Hehe. Kalau Jessica sahabat kamu itu, udah makan belum dia?”

(dalem hati) “Apaan sih ni anak, sok asik banget.”

Cupu itu gak lebih dari sekedar istilah. Meski kamu dilabeli ‘cupu’ oleh teman-teman bukan berarti kamu harus berkecil hati. Buktikan kalau kamu juga punya kesempatan untuk sukses. Cupu-cupu tapi sukses, keren gak?

Penjual siomay : “Mas, nitip dong, tolong kasihin cokelat ini buat Dona.”

Di toko buku

Kamu : “Eh, halo, Dona, lagi nyari buku apa?”

Baju kegedean

Rok dibawah lutut 5 cm

Mereka tidak peduli apakah yang mereka tekuni akan disukai orang lain atau mengikuti trend atau tidak. Ya, karena mereka tahu apa yang mereka bisa dan apa yang mereka mau di dalam hidup.

B : “Buset, kacamatanya tebel banget.”

Kaos kaki biasa

Kamu : “Oh..oke” *hatimu berubah jadi remah-remah bawang goreng*

Cupu, culun punya atau mereka yang biasa disebut kurang pergaulan adalah anak-anak yang biasanya pendiam, gak banyak tingkah dengan dandanan biasa saja. Tapi sebenarnya ada beberapa nilai lebih juga lho yang bisa kamu tengok dari anak cupu. Pingin tahu banget? Yuk, simak penjabaran Hipwee di artikel ini!

Dandanan cewek SMA eksis :

Di sisi lain,

Ps : dari tukang sapu, pak satpam, sampe penjual siomay aja juga kenal.

“Liat deh, si Dona tu norak banget make-upnya. Ngapain juga ke sekolah pake lisptick?”

Cewek eksis : “Eh, hehe… sory sory aku lupa. Oh sempet sekelas ya kita?”

“Eh, bro, bro, nyontek PR kimia dong bro. Entar gue kenalin sama temen-temen eksis gue deh…”

Giliran anak cupunya ngajak bercanda, malah begini tanggepannya :

“Eh, tong, gue pinjem goceng dong, besok gue balikin deh!”

Baju kekecilian

Rok di atas 5 cm

Kamu : “Punto, dulu kita sekelas waktu kelas 10. Lupa ya?”

Kaos kaki selutut

B : “Gilak, tuh anak, jangan-jangan otak Einstein tu.”

“Duh, gak asik banget nih duduk sini, tuker tempat duduk dong, pada pendiem semua anaknya, gak gaul.”

Kamu : *deg-degan, sok jual mahal* “Mmm.. belum, kenapa emang?”

Sampe lebaran Unta juga utangnya gak bakal dibayar.

Ekskul yang katanya cupu : Pramuka, Mading, PMR, Paduan suara, Tari Daerah dan ekskul ‘sepi’ lainnya.

Faktanya : Si C pake kacamata karena

VERSUS

“Eh, Borne ganteng banget waktu maen basket. Badannya tu lho kekar banget. iiih gemesss.”

Cewek eksis : “Oooh.. hehe” *masih belum inget*

“Eh, Tong! Mau ikutan nongkrong gak? Boleh, tapi minjem PR matematika ama sejarah dulu, dong.”

Pak Satpam : “Mbak Dona kapten cheerleader itu ‘kan?”

Umumnya anak cupu tidak terlalu pandai menjalin pertemanan dengan orang baru. Mereka hanya memiliki segelintir orang yang memang benar-benar cocok dengan mereka dari segi hobi, ketertarikan, hingga sudut pandang. Ya, justru dengan beberapa teman yang mampu dihitung jarilah mereka memiliki hubungan yang benar-benar berkualitas. Jalinan persahabatan dan pertemanan mereka tidak main-main dan bahkan tergolong awet.

Jadi, apa kamu yang pernah atau sedang menjadi cupu setuju dengan hal ini?

Ps : Yakin klub Mading cupu? Ada Dian Sastro sama Titi Kamal lho, mereka juga jago joget :p

Gelang 10 biji

Kamu : “Iya, aku dulu duduknya selalu paling belakang.”

Dandanan cewek SMA cupu :

Rambut kuncir asal-asalan

Warna sepatu beda dari peraturan sekolah

Sepatu hitam

Riko : “Oh, kebetulan kalo gitu. Aku nitip cokelat buat dia ya. Makasih ya. :)”

Cewek eksis : “Eh, halo, siapa ya?”

Ekskul eksis : OSIS, Basket, Cheerleader, Band, Dance

Anak cupu tahu apa yang sebenarnya mereka inginkan dalam hidup. Mereka tidak mengikuti selera pasar atau mengutamakan gengsi demi kredibilitas mereka di mata orang lain. Mereka mampu menjadi diri sendiri. Bahkan, ketika mereka memutuskan menekuni sesuatu hal, entah itu kegiatan ekstrakurikuler ataupun organisasi lain yang tidak menarik minat kebanyakan orang, mereka mampu menekuninya dengan sepenuh hati.

Tukang sapu sekolah : “Iya mas, mbak Dona yang rambut panjang itu lho.”

A : “Eh, liat deh si C, anak baru yang pake kacamata itu tuh.”

Bandana

Riko   : “Eh, kamu udah makan siang belum?”

“Eh, liat tuh, tuh, si Betty, seragamnya kegedean banget, kacamatanya apalagi. Duh duh.”

Geng cewek cupu

A : “Wah, pasti gara-gara kebanyakan baca buku tuh.”

Ya, penampilan mereka yang apa adanya dan gak neko-neko jelas memperlihatkan bahwa mereka adalah pribadi yang rendah hati. Bahkan, mereka gak suka memakai pakaian atau aksesoris yang berlebihan demi menarik perhatian. Yang utama bagi mereka itu kecantikan dan ketampanan dari dalam, kepribadian. Bukan dari bungkus luarnya saja.

Geng cewek eksis

Cupu lu!

Kamu : *masih deg-degan* “Gak tau deh ya, kayaknya sih belum.”

Apa sih yang terlintas di benakmu ketika mendengar kata ini? Kacamata besar dan behel ala Betty La Fea? Atau mungkin celana yang dipakai hingga sampai lingkar perut dan kemeja yang dikancingkan hingga setinggi leher? Ya, anak cupu memang akrab dengan image tidak gaul, aneh, dan pendiam.