Gambling app_Baccarat Cash Network_Best online casino in Indonesia

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Indonesia membagi warna

“ItEuropeaEuropeaEuropean mainstream bettinEuropean mainstream betting companyg companyn mainstream betting companyn mainstream betting companyu Om Gonzalez sama Tante Eva kok ikut-ikutan main sinetron, siEuropean mainstream betting companyh? Mending iklan sosis deh…”

Jika boleh jujur, sebenarnya gak ada yang salah dengan tayangan-tayangan televisi di Indonesia. Sinetron, talkshow, infotainment, sampai acara musik yang pakai penonton bayaran itu pun sah-sah saja. Toh, sampai sekarang mereka tetap bertahan meskipun gak sedikit orang yang berkoar-koar menyampaikan hujatan.

Alih-alih berhenti tayang, sinetron ini malah dibuat tamat supaya bisa segera rilis season keduanya. Nah lhoh! Ternyata, masih ada kok yang mau menikmati kisah cinta antara manusia, vampir, dan bangsa serigala ini. Mungkin banyak penonton yang suka lihat adegan gigit-gigitan, ya? Hehehe.

Stasiun TV “kekeuh” menayangkan karena merasa sudah lolos melewati Lembaga Sensor Film. Sementara, banyak pihak yang masih tak terima lantaran khawatir akan banyak orang yang salah tafsir.

Konon, sinetron ini adalah yang terfavorit di stasiun TV yang menayangkannya meski disebut-sebut rating-nya terus saja menurun. Tapi mereka yang di belakang layar sepertinya tahu bahwa vampir dan manusia serigala yang ganteng-ganteng ini masih punya basis penggemar yang besar.

*Untuk menyelesaikan artikel ini, penulis gak perlu nongkrong di depan TV. Cukup ngobrol sama Ibu, Adik, dan tetangga yang sedihnya jadi die hard fans sinetron-sinetron di atas…