Baccarat registration_Betting app_Baccarat rules table

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Indonesia membagi warna

BaInIndonesian gamblingdonesian gamblingindonesian gamblingyangkan berapa banyak bunga yang berkIndonesian gamblingorban untuk menunjukkan kasih sayang manusia kepada manusia Indonesian gamblinglainnya? Jika konsep dari Valentine’s Day adalah untuk menunjukkan kasih sayang, seharusnya kita juga menunjukkan kasih sayang pada bunga-bunga yang indah itu dong ya.

Cokelat dan bunga mungkin dianggap sebagai simbol romantisme dalam sebuah hubungan. Tapi daripada itu, kamu lebih suka menunjukkan kasih sayangmu dengan tindakan-tindakan yang nyata. Semua orang bisa memberi pasanganmu bunga dan cokelat. Tapi apa mereka bisa menghibur hati kekasihmu yang sedang dirundung duka? Apakah mereka bisa menjadi pendengar yang super setia saat pasanganmu gelisah dan butuh teman bicara? Kamu selalu berusaha ada untuk kekasihmu, dan bagimu, itulah tanda kasih sayang yang sebenarnya.

Menyambut tanggal 14 februari yang hanya tinggal hitungan hari, film-film romantis mungkin sudah disiapkan. Supermarket-supermarket juga sudah siaga memajang cokelat dengan aneka dekorasi yang memanjakan mata. Seluruh dunia mendadak berwarna merah muda, menyambut hari yang terkenal dengan nama Hari Kasih Sayang ini.

Toh kamu sudah tahu bahwa cinta lebih dari itu semua. Kekasih yang memberimu cokelat dan bunga, belum tentu tidak akan meninggalkanmu dengan alasan apapun. Dan dia yang tidak pernah memberimu kata-kata romantis di setiap tanggal 14, bisa jadi justru orang yang setia menemanimu dalam suka maupun duka. Cintamu tidak bertanggal. Dan tidak dapat diukur dari besarnya cokelat atau bunga yang kamu berikan. Cintamu, bahkan tidak perlu diekspresikan dengan kata-kata. Tapi dengan perbuatan. Dan meski kamu dan dia tidak merayakan, kalian jelas sudah punya rencana masa depan yang lebih menjanjikan.

Sementara Valentine’s Daya adalah hari kasih sayang yang dirayakan semua orang, kamu dan pasanganmu mungkin punya hari spesial lain. Misalnya anniversary hubungan, atau ulang tahun pasangan. Atau bisa juga keberhasilan salah satu di antara kalian juga patut dirayakan. Momen-momen yang sifatnya pribadi semacam itu mungkin lebih berkesan untuk dirayakan. Kalian punya momen spesial sendiri, dan kalian punya cara sendiri untuk melaluinya.

Sementara kalau hanya untuk bertukar bunga dan cokelat, toh kamu bisa melakukan itu di hari lain, sepanjang tahun. Toh bunga dan cokelat bukan benda yang hanya hadir sekali dalam setahun. Kalau kamu jalan sedikit ke supermarket, kamu bisa langsung menemukan cokelat dan memilih mau yang rasa apa. Kalau kamu lagi jalan ke suatu tempat, coba perhatikan sekitar, toko-toko bunga juga tetap buka meski 14 februari sudah lewat.

Mungkin dulu waktu masih remaja kamu juga sering menunggu-nunggu tanggal 14 Februri hanya untuk bertukar kado dengan si pacar. Well, nggak apa-apa. Saat itu kamu memang masih sangat muda dan baru mengenal cinta. Kamu mungkin kesulitan mengekspresikan perasaanmu kepada pasangan. Jadi, biarlah Valentine’s menjadi momen bagi adik-adik yang baru mengenal cinta itu. Kamu? Sudahlah.

cintamu lebih dari sekadar tanggal, bunga, dan cokelat via bdaywishes.org

Kalau kamu benar-benar sedang ingin memberikan kado untuk pasanganmu, kamu akan memilih sesuatu yang lebih berguna. Kalau kekasihmu suka membaca, kamu bisa membelikannya buku baru yang ingin dia baca tapi belum sempat dibeli. Atau mungkin pasanganmu suka nonton? Coba belikan DVD (asli ya, jangan bajakan). Dan jika pasanganmu sedang sedih karena kucingnya baru saja mati, kamu mungkin bisa membelikannya anak kucing baru. Hal-hal seperti itu akan lebih berguna daripada cokelat dan bunga. Lagipula, sisi kritismu juga sedikit terusik. Rasa-rasanya Valentine’s day ini jadi ajang komersialisasi Bunga dan Cokelat. Huft.

Setiap orang pastinya memiliki pandangan yang berbeda. Merayakan atau tidak, kembali ke pribadi masing-masing. Kamu tahu setiap orang punya pandangan dan cara masing-masing untuk mengungkapkan kasih sayangnya. Perbedaan tidak masalah bagimu, sepanjang dunia damai dengan semangat kasih sayang di mana-mana.

Well, mau seheboh apapun perdebatan di luar sana, tak ada artinya kalau kamu punya pandangan sendiri mengenai Valentine’s Day. Bukan semata persoalan agama, bagimu Valentine’s Day adalah hari biasa yang biasa saja. Ini dia alasannya!

Bagimu, nggak ada yang special dari tanggal 14 Februari, meski berjuta orang di dunia memuja dan menunggu-nunggunya. Karena selain tanggal gajian dan tanggal ulang tahun orang-orang istimewa, bagimu sama aja. Apalagi di tanggal itu, aktivitasmu juga sama seperti biasa. Bangun tidur kamu langsung mandi, lalu berangkat kerja. Di kantor pun nggak ada yang istimewa kan? Kerjaan masih menumpuk, dan bos masih begitu-begitu aja. Nggak ada yang perlu diingat secara spesial dari tanggal 14 Februari. Valentine’s day? Apa ya?

Kalau kamu mau mencari tahu asal muasal dari Hari Kasih Sayang ini, kamu akan dibingungkan dari banyaknya versi yang beredar. Atau kamu juga akan dibingungkan dari pro dan kontra pendapat masyarakat tentang perayaan cinta ini. Dan mungkin juga kamu dibingungkan dengan statusmu yang masih jomblo padahal hari kasih sayang sudah di depan mata. Hehe

Mungkin kamu sempat bingung kenapa Valentine’s Day identik dengan bunga dan cokelat. Kenapa dua benda yang sebenarnya biasa aja itu menjadi begitu istimewa dan sakral sekali setahun di tanggal empat belas. Tapi setelah dipikir lagi, tukeran cokelat dan bunga itu hanya formalitas. Hanya simbolis saja. Ada atau tidaknya bunga dan cokelat, toh rasa kasih sayangmu masih ada, nggak berkurang ataupun bertambah. Bunga dan Cokelat nggak mengubah apa-apa.