Kemenag Terbitkan Panduan Ibadah Ramadhan, Epidemiolog: Pakai Masker Saat Sh「Online live casino」alat

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Indonesia membagi warna

SelOnline live cOnline live casinoasinoain iOnline live casinotOnline live casinou, Dicky juga mengatakan, penting untuk memastikan orang yang datang Online live casinoBeribadah selama bulan Ramadhan di masjid memiliki risiko rendah membawa virus.

Dalam hal ini peran pemerintah daerah, terutama di wilayah kabupaten/kota menurutnya sangat penting. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

KOMPAS.com - Kementerian Agama (Kemenag) menetapkan Panduan Ibadah Ramadhan dan Idul Fitri selama pandemi Covid-19. 

"Secara umum panduan itu tidak masalah. Hanya ketika ini pada level implementasi di lapangan, tentu setiap daerah harus bisa mengukur risiko masing-masing," katanya.

"Surat Edaran ini bertujuan untuk memberikan panduan beribadah yang sejalan dengan protokol kesehatan, sekaligus untuk mencegah, mengurangi penyebaran dan melindungi masyarakat dari risiko Covid-19," kata Yaqut, mengutip siaran pers Kemenag, Senin (5/4/2021).

Melihat panduan ini, epidemiolog Griffith University Australia Dicky Budiman mengatakan bahwa panduan yang disampaikan tersebut telah sesuai dengan protokol pencegahan Covid-19. 

Baca juga: Panduan Resmi Ibadah Ramadhan dan Idul Fitri 2021 Kementerian Agama

Panduan ini tertuang dalam Surat Edaran No 03 tahun 2021 dan telah ditandatangani oleh Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas.

Dicky menyampaikan bahwa penerapan panduan ini perlu diiringi dengan pengukuran risiko di tiap daerah.

Baca juga: Panduan Ibadah Ramadhan Kemenag, Tarawih Dibatasi 50 Persen Kapasitas

Adapun poin-poin panduan ibadah Ramadhan dan Idul Fitri selama pandemi, yakni:

"Protokol kesehatan iya, ini sudah benar yang disampaikan," kata Dicky saat dihubungi Kompasi.com, Selasa (6/4/2021).