Baccarat experience_Indonesia Gaming_Baccarat account opening_Crown football source code

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Indonesia membagi warna

Walaupun kelihatannya seperti saingan satu sama lain karena berada di bidang yang sama namun ternyata mereka memiliki sejarah yang cukup panjang mengenai kebersamaan mereka lo. Saint Laurent sempat menjadi asisten personal bagi Dior yang membuatnya sekaligus belajar banyak hal dari ‘bosnya’. Saint Laurent mengaku dia belajar tentang rahasia haute couture dan bagaimana cara menjalankan sebuah perusahaan. Ia juga diajari dasar-dasar dari seni yang akhirnya membawanya ke kesuksesan hingga sekarang ini. Tahun 1957, ketika Dior meninggal dunia, terdapat sebuah foto Saint Laurent berdiri sendiri yang terlihat sangat sedih.

Buktinya, pebisnis sukses sekelas Mark Zuckerberg dan Bill Gates pun memiliki mentor mereka sendiri. Mungkin kamu penasaran, siapa orang yang bisa membimbing para pebisnis tersebut hingga seperti saat ini dan apakah mereka juga lebih sukses? Daripada penasaran, simak yuk cerita berikut ini!

Bill Gates bertemu dengan Warren Buffet pertama kali pada tahun 1991. Sebelumnya, Gates sebenarnya bahkan tak ingin bertemu dengan investor tersebut karena merasa memiliki nilai yang berbeda, namun akhirnya ia memutuskan untuk makan malam bersama dan malah takjub setelah mengobrol. Akhirnya setelah pertemuan tersebut mereka jadi lebih sering menghabiskan banyak waktu untuk bermain bridge hingga makan bersama di Mc Donald’s.

Mark Zuckerberg mungkin saat ini sering membuat keputusan yang berani, perusahaannya pun sudah ada di sana-sini. Ia juga menduduki posisi sebagai orang terkaya nomor 4 versi Forbes dengan berbagai bisnis yang ia geluti. Meskipun begitu, ia juga tetap memiliki seorang mentor dalam bisnis bidang teknologi yakni Steve Jobs yang merupakan pendiri Apple. Menurut laporan The New York Times, mereka berdua dulunya sering jalan-jalan di sekitar Palo Alto. Salah satu nasihat yang diberikan oleh Steve Jobs kepada Mark Zuckerberg adalah bagaimana membuat tim manajemen yang fokus pada pembangunan kualitas serta hal-hal yang bagus.

Walaupun kelihatannya semua hal bisa dipelajari sendiri, namun ternyata orang sukses sekalipun juga membutuhkan mentor untuk memberikan nasihat serta masukan. Jika tepat dalam memilihnya maka pandangan akan berubah ke arah yang lebih baik dan ilmu pun akan bertambah. Jadi buat kamu yang saat ini sedang belajar merintis usaha, nggak usah gengsi lagi untuk bertanya pendapat ke rekan-rekan yang sudah lebih berpengalaman ya~

Oprah mengawali kariernya dari bawah hingga menjadi sosok perempuan yang tak hanya sukses tapi juga menginspirasi para perempuan lain. Saat usianya masih 20-an tahun dan menjadi seorang reporter di awal kariernya ternyata ia menemukan mentornya yang juga merupakan seorang perempuan. Kala itu, ia mendapatkan kesempatan untuk mewawancarai seorang penulis puisi yang kemudian ia deskripsikan sebagai seorang mentor, ibu, saudara perempuan, dan temannya yaitu Maya Angelou. Berbagai nasihat yang mengubah caranya memandang hidup dan karier didapatkan dari Maya Angelou.

Beberapa orang mungkin terlahir dengan bakat tertentu, termasuk untuk berbisnis. Akan tetapi bakat bawaan sekalipun tetap perlu diasah hingga seseorang benar-benar bisa sukses melakukannya. Nah, dalam proses mengasah ini tentu ada proses belajar di mana seseorang membutuhkan seorang guru atau mentor yang bisa memberikan nasihat serta ilmu-ilmu yang belum diketahui oleh si ‘murid.’ Bahkan sekelas seorang miliarder pun juga butuh mentor yang membawa ke kesuksesan mereka saat ini lo.